Monday, December 22, 2008

Beasiswa

22 Desember 2008,
hari ini kami akan mengikuti tes beasiswa jababeka di gedung president university research center, aku dan riska datang didampingi mamaku. Betapa terkejutnya kami ketika mulai memasuki gedung itu banyak yang juga ikut mendaftar beasiswa jababeka dengan tampang seperti tampang mantan juara olimpiade semua. Aku merasa seperti si bolang yang baru pergi ke kota, atau kabayan yang sedang mencari si iteung tersesat dipusat kota. Hal itu sempat membuatku surut. tapi, sehari sebelum itu kami berdua telah melalui perjalanan yang panjang, perjuangan yang cukup melelahkan dan menguras tenaga karena untuk bisa berdiri disini kami harus melengkapi berkas administrasi yang cukup sulit untuk didapatkan, oleh karena itu aku harus semangattt....!!!.


Kami telah memasuki ruang test, disini kami disuruh untuk mengisi formulir yang telah disediakan panitia. Setelah registrasi akhirnya kami mengerjakan soal tsb.
Aku cukup merasa khawatir karena dalam waktu 45 menit kami harus mengerjakan 45 soal reading. Perlu diketahui aku adalah orang yang kurang teliti, sehingga dalam menganalisis soal reading aku harus berulang kali membacanya. Ternyata, aku belum mengerjakan sepenuhnya soal - soal tsb. Tapi, akhirnya aku berfikiran bahwa apa yang kami berdua lakukan saat ini adalah berusaha dan mau mencoba, walaupun jika akhirnya kami gagal, toh tidak menyurutkan semangat kami untuk masuk ptn lain. Jujur, semenjak ada pengumuman beasiswa ini dan besok tes nya aku sibuk memenuhi berkas administrasi dan tidak sempat belajar jadi kalaupun aku tidak lulus itu tidak terlalu menyakitkan.

23 Desember 2008,
akhirnya aku diterima lulus beasiswa, hanya saja kategori 4. Pengumuman ini lebih cepat dari yang dikatakan panitia sebelumnya, bahwa mereka akan mengumumkan kelulusan pada hari selasa. Setelah itu, aku menghubungi riska. Ternyata dia juga lulus pada kategori 3. Tapi setelah melalui beberapa pertimbangan, akhirnya kami memutuskan untuk tidak mengambil beasiswa tsb.

2 comments:

Apin Putra Riana said...

kenapa ga diambil?

Runni Nurul Inayah said...

banyak pertimbangan kang. insya Alloh ini yang terbaik :)